ANJAB-ABK, STRATEGI HADIRKAN BIROKRASI MANDIRI DAN BERKOMPETEN

KOTA BATAM –Asisten Administrasi Umum Pemko Batam, Drs. Heriman HK, mewakili Walikota Batam pada Selasa (5/10/2021) membuka acara pelatihan teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) dan penyusunan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah pasca transformasi penyederhanaan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Batam bertempat di hotel Planet Holiday Batam.

Dalam sambutannya, Heriman menyampaikan pesan Bapak Walikota Batam kepada seluruh peserta Bimtek untuk menguasai tata cara penginputan hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja serta penyesuaian tugas pokok dan fungsi seluruh perangkat daerah sesuai dengan perubahan struktur kelembagaan yang dinamis dalam merespon perubahan yang dinamis pula dalam mengeja wantahkan RPJMD Kota Batam secara efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Batam.

Kepala Bagian Organisasi Setdako Batam, Rudi Panjaitan menyampaikan dalam laporan pelaksanaan kegiatan bahwa pelatihan ini merupakan upaya komprehensif dalam mengimplementasikan reformasi  birokrasi untuk terus berbenah dengan mengandalkan pada pemanfaatan sumber daya manusia yang ada pada masing-masing prerangkat daerah sehingga mampu secara mandiri melakukan penyusunan Anjab dan ABK yang menghasilkan uraian jabatan, peta jabatan, evaluasi jabatan, peta jabatan dan kebutuhan pegawai dalam melaksanakan tupoksi yang ada.

“Pelaksanaan Analisis Jabatan ditujukan untuk menghadirkan peta jabatan, uraian jabatan dan syarat jabatan, yang sangat erat kaitannya dalam menghasilkan perencanaan pegawai yang lebih baik, pelaksanaan rekrutmen dan seleksi, perencanaan karir, pengangkatan dalam jabatan, penilaian kinerja, dan remunerasi dalam hal ini pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Sementara Analisis Beban Kerja merupakan teknik untuk menentukan jumlah dan jenis pekerjaan suatu unit organisasi/pemegang jabatan yang dilakukan secara sistematis, sehingga akan  diperoleh manfaat untuk penyempurnaan sistem organisasi dan prosedur kerja. Ini dimaksudkan untuk penyusunan kebutuhan pegawai sesuai beban kerja dan penilaian kinerja pegawai,” jelasnya dihadapan sekitar 150 peserta yang berasal dari 44 Perangkat Daerah Pemko Batam, UPT Puskesmas se Kota Batam dan UPT perangkat daerah lainnya.

Narasumber yang mengisimateri pada kegiatantersebut Bapak Edi Rofiq, analis kebijakan madya dan Bapak Lilik Pranowo, analis kebijakan dari Biro Organisasi dan Tatalaksana Kementerian Dalam Negeri RI.

Dalam materi pembuka, para nasumber menyampaikan bahwa pelaksanaan analisis jabatan dan analisis beban kerja bertujuan agar status kepegawaian kita tepat fungsi dan tepat guna dengan tugas dan fungsi yang spesifik. Hasil dari ANJAB dan ABK dapat digunakan dalam program kepegawaiaan, seperti penyusunan formasi, kompetensi jabatan, sistem karier, penilaian kinerja, dan pemberian tunjangan kinerja.

Bimtek dilaksanakan selama tiga hari dengan materi teknis penyusunan Analisis Jabatan, Analisi Beban Kerja, Tata Cara Penginputan dan penyusunan dan penginputan Jabatan sesuai Permendagri Nomor 12 Tahun 2008 tentang pedoman analisis beban kerja di lingkungan Kementerian dalam negeri dan Pemerintah Daerah serta PermenPAN RB nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. (B.Org.21)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.