TAPPING BOX Pemko Batam Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji

JAKARTA – PEMERINTAH KOTA BATAM menjadi salah satu dari delapan dalam kategori klaster Pemerintah Kota yang berhasil menyabet penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Klaster Lembaga Pemerintahan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021, yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), pada Kamis (29/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai hasil penilaian Tim Penilai Independen yang ditunjuk oleh Kemen PAN RB RI atas inovasi Tapping Box hasil Kerjasama Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Batam dengan pihak ketiga dalam hal ini Bank Riau Kepri untuk menghadirkan transparansi sektor penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam sebagai sumber pembiayaan pembangunan di Kota Batam yang pengadaan peralatannya dengan metode Zero APBD, yaitu pemanfaatan pengelolaan CSR atau TSP perusahaan pengelola tersebut.

“Adalah menjadi hal yang penuh perjuangan yang tidak mudah untuk mencapai posisi ini karena kami harus berkompetisi dengan 3.178 proposal inovasi yang juga mendapatkan peluang yang sama untuk dilakukan penilaian oleh KemenPAN-RB. Penggunaan Tapping Box sebenarnya sudah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir dan sangat berpengaruh dalam peningkatan potensi penerimaan PAD Kota Batam. Jumlah Tapping Box yang dikerjasamakan tersebut juga setiap tahunnya mengalami peningkatan sebagai bukti komitmen Bapak Walikota Batam dalam mengelola sumber-sumber penerimaan PAD Kota Batam secara baik dan transparan, ujar Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah.

Kepala BP2RD Kota Batam yang juga hobby olahraga sepeda ini mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi keberhasilan dari inovasi dalam sector penerimaan PAD ini sehingga sumber-sumber potensi PAD Kota Batam semakin transparan dan dapat diprediksi secara reliabel dengan kemampuan alat tersebut. Komitmen bersama pihak ketiga dimaksud juga senantiasa dilakukan untuk peningkatan kualitas perlatan tapping box tersebut sehingga tetap handal dalam memberikan laporan terkini terkait transaksi yang terjadi dalam kegiatan pelaku usaha yang masuk obyek-obyek pajak dan retribusi daerah Kota Batam.

Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin, yang pada saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam juga turut mengilhami penerapan tapping box tersebut mengatakan, bahwa gagasan besar dalam optimalisasi sistem teknologi informasi dan melakukan digitalisasi layanan melalui tapping box tersebut untuk mempercepat proses penghitungan potensi pajak dan retribusi daerah yang diperoleh melalui traksaksi dalam obyek-obyek pajak dan retribusi daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Republik Indonesia sekaligus Ketua Tim Sekretariat KIPP 2021, Diah Natalisa menjelaskan bahwa KIPP menjadi sebuah ruang dinamis dalam  percepatan dan perbaikan serta peningkatan kualitas pelayanan publik dalam semua unit layanan public mulai pusat sampai ke daerah.

Adapun Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji terdiri atas 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.

Dia menuturkan Kemen PAN RB secara konsisten telah menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) sejak 2014 yang lalu, dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh unit layanan publik mendiseminasikan inovasi pelayanan publik yang telah diikhtiarkan dalam rangka pengembangan jaringan inovasi pelayanan publik dan peningkatan mutu pelayanan publik di Indonesia.

“Inovasi pelayanan publik berbasis digital tahun ini cukup banyak. Artinya, sektor publik berbenah mengikuti perkembangan terkini dalam pemberian layanan kepada masyarakat, terlebih saat pandemi Covid-19 yang sangat membatasi kita dalam pergerakan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa tim penilai independen juga melakukan verifikasi dan observasi lapangan secara virtual untuk melakukan pendalaman sampel inovasi dan pembuktian di lapangan. 

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo menyampaikan penekanan dalam sambutannya, “Seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan, inovasi merupakan kunci transformasi untuk menciptakan sebuah perubahan dan modal untuk memenangkan persaingan, terlebih pada kondisi pandemi Covid-19. Kita harus berani melakukan terobosan dan lompatan-lompatan serta tidak terjebak pada rutinitas agar bisa memberikan pelayanan publik yang terbaik, cepat dan transparan, efektif dan prima, kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.