Raih 𝗔𝗻𝘂𝗴𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗣𝗲𝗴𝗮𝗱𝘂𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝘀𝗲-𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮, Pemko Batam bertekad konsisten tangani Pengaduan Masyarakat

𝘚𝘢𝘵𝘶-𝘴𝘢𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘒𝘦𝘱𝘳𝘪

𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 – Setelah melalui proses evaluasi oleh Tim Kemengerian PAN RB Republik Indonesia, akhirny Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali dinobatman sebagai salah satu dari 30 peserta terbaik Kategori Instansi Pemerintah Umum pada Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 Tahun 2022.

Kompetisi tersebut ditaja Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia bekerjasama dengan Bekerjasama Kemendagri, Kemenkominfo, KSP, Ombudsman RI dan juga didukung Korea International Cooperation Agency (KOICA) dan United Nations Development Programme (UNDP).

Prestasi tersebut merupakan hasil merja kolektif Tim Pemko Batam yang mengelola pengaduan masyarakat dengan baik dengan mengintegrasikan seluruh unit layanan publik pada 44 perangkat daerah sebagai komitmen tinggi dalam merespon instruksi Wali kota Batam Muhammad Rudi untuk segera menindaklanjuti semua laporan pengaduan masyarakat dengan cepat, terukur dan tuntas.
Dalam praktiknya, di Pemko Batam, setiap pengelola SP4N LAPOR di masing-masing perangkat daerah secara intens berkoordinasi dengan admin pusat pada Diskominfo Kota Batam dan melalui grup internal dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid, dalam hal ini Bagian Organisasi Setdako Batam.

Kadis Kominfo Kota Batam, Azril Apriyansyah, yang mewakili Walikota Batam, Muhammad Rudi menerima penghargaan tersebut, menghaturkan terimakasih kepada seluruh tim Pemko Batam yang terlibat, dari pengelola SP4N LAPOR tingkat PD hingga admin yang telah bertugas dengan sangat baik serta tim koordinasi pada level Kota Batam. Ia berharap tim besutan Pemko Batam tersebut tidak cepat berpuas diri dengan lencapaian tersebut, akan tetapi selalu beeinovasi dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat denvan baik dan tuntas.
Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, DR. Diah Natalisa, dalam laporannya mengatakan, tujuan kompetisi ini adalah sebagai bentuk motivasi kepada penyelenggara pelayanan publik untuk membangun pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang terintegrasi, partisipatif dan memberikan manfaat untuk perbaikan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan secara nasional sehingga indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik semakin baik dan mampu bersaing dengan negara-negara maju.

Sejak diselenyelenggarakan pertama kali pada tahun 2018 sebanyak 162 instansi pemerintah telah mengikuti kegiatan ini. Lalu pada 2019 sebanyak 312 instansi tahun 2020 sebanyak 276 instansi. Kemudian tahun 2021 sebanyak 434 peserta dari 573 yang mendaftar baik dalam lingkup kementerian lembaga dan pemerintah daerah.
Kabag Organisasi Setdako Batam, Rudi Panjaitan, mengaku senang dan tertantang atas apresiasi tersebut untuk tetap konsisten dan berkoordinasi terus dengan semua Pimpinan Perangkat Daerah dan admin nya masing-masing untuk memperbaiki kualitas penanganan laporan pengaduan masyarakat tersebut sekalipun upaya kita tersebut sudah diapresiasi oleh KemenPAN RB dan instansi terkait.(B.Org2022).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.