Warga Batam Kian Sukses Gebuk Covid-19, Zona Merah Kini Hanya di Batamkota

WARGA Kota Batam diminta terus patuhi protokol kesehatan Covid-19. Sebab, pandemi ini perlahan mulai bisa dikontrol. Data terbaru, tinggal Kecamatan Batamkota saja yang masuk zona merah.

“Alhamdulillah perkembangan kasus aktif Covid-19 di Batam terus membaik. Tinggal 1 kecamatan (Batam Kota) yang masih berada di zona merah. Ayo kita bisa,” seru Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, Minggu (14/2/2021) malam.

Jefridin menjelaskan, berdasar data perkembangan Covid-19 Kota Batam, yang dirilis 14 Februari 2021 pukul 19.00 WIB tadi, dilaporkan bahwa kondisi kian membaik.

“Hari ini terdapat penambahan 5 kasus positif Covid-19. Tapi saat bersamaan, ada 29 pasien dinyatakan sembuh,” jelas suami Hj Hariyanti Jefridin ini.

Sedangkan data perkecamatan disebutkan, yang masuk zona merah hanyalah Batam Kota dengan 25 kasus positif.

Kecamatan lain, lanjutnya, masuk zona oranye ada tiga, yakni: Lubukbaja (19 kasus), Sekupang (13 kasus) dan Bengkong (13 kasus).

Kemudian kecamatan yang masuk zona kuning adalah, Nongsa (9 kasus), Seibeduk (7 kasus), Batuampar (4 kasus), Sagulung (9 kasus), dan Batuaji (9 kasus).

“Terakhir kecamatan masuk zona hijau, artinya nol (0) kasus, yakni Bulang, Belakangpadang, dan Galang,” lanjut pegiat olahraga sepeda dan sepak takraw ini.

Khusus kesembuhan Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 95,6 persen, kematian 2,5 persen, sedangkan kasus aktif tinggal 1,9 persen.

“Sekali lagi ini tolong jangan mundur lagi. Terus lakukan protokol kesehatan 5 M seperti yang dianjurkan Pak Wali (Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas,” pungkasnya. *