Pulau Putri

Informasi  Umum Pulau Putri

  • Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar, di Kota Batam ditetapkan 4 Pulau yaitu :
    • Pulau Nipa
    • Pulau Pelampong / Pulau Pelampong
    • Pulau Batu Berantai / Batu Berhenti
    • Pulau Putri / Pulau Nongsa, 01° 12’ 29” LU 104° 04’ 47” BT,                         Titik Dasar (TD).193 dan Titik Referensi (TR).193
  • Pola Ruang Pulau Putri : Kawasan Pariwisata
  • Luas Wilayah : ± 5 Ha
  • Elevasi : + 2,6 m
  • Wilayah Administratif : Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa
  • Sarana Prasarana : Pelabuhan, Pos TNI AL, Mercusuar 20 m

Informasi  Umum Pulau Putri

  • Terumbu Karang : Sebaran terumbu karang di sekitar Pulau Nongsa terdapat pada kedalaman 6 – 7 m. Kondisi terumbu karang di pulau tergolong sedang dengan persentase penutupan terumbu karang mencapai 50%
  • Tipe pasang surut termasuk tipe pasut campuran condong ke semi diurnal,
  • Arah arus dominan timur laut.
  • Kondisi batimetri antara Pulau Putri dan Pulau Batam memiliki kedalaman sampai 20 m dengan kemiringan 2,50 dan ke arah selat Singapura memiliki kedalaman hingga 70 m dengan kemiringan >100.
  • Karakteristik wilayah pantai pada daerah ini terbagi menjadi pantai berpasir, mangrove, berkarang, berbatu dan bertebing.
  • Bahaya abrasi mengancam Pulau Putri terutama di bagian barat Utara pulau.
  • Arah Angin dominan dari Barat Daya rata-rata 1-5 knot, Kecepatan Maksimum 18,3 Knot dari Utara Timur Laut

Pembangunan Pengaman Pantai Pulau Putri oleh BWSS IV Kementerian PUPR

No Tahun Anggaran Pembangunan
1 2014 Rp. 6,3 M Pembangunan Revetment mengelilingi Pulau Putrisepanjang 0,198 Km berupa Buis Beton dan Batu Kosong
2 2015 Rp. 6,4 M Melanjutkan pembangunan Revetment mengelilingi Pulau Putri sepanjang 0,169 Km berupa Buis Beton dan Batu Kosong
3 2016 Rp. 16,6 M Melanjutkan pembangunan Revetment mengelilingi Pulau Putri sepanjang 0,470 Km berupa Buis Beton dan Batu Kosong
4 2017 – 2018 Rp. 86, 9 M (multiyears) Melanjutkan Revetment mengelilingi pulau sepanjang 0,39 km, berupa buis beton dan batu kosong, serta pekerjaan timbunan pasir laut dan landscaping. Selain itu ada 3 lokasi yang termasuk dalam kontrak ini yaitu Pantai Tepi Laut Tg.Pinang dan Pantai Kep. Karimun (Pantai Durai dan Mukalimus)

Pembangunan di Pulau Putri

  1. Pengembangan Daerah Tujuan Wisata
    1. Pelaksana : Dinas Pariwisata Kota Batam
    1. Tahun Pekerjaan : 2013
    1. Pembangunan : Pekerjaan Musholla, Pekerjaan Toilet, Pekerjaan Taman
  2. Pelabuhan Pulau Putri
    1. Pelaksana : Dinas Perhubungan Kota Batam
    1. Tahun Pekerjaan : 2014 (DED) dan 2017 (Fisik melalui DAK Afirmasi)
    1. Nilai Pekerjaan :
      1. DED Pelantar Beton Pulau Putri Kec. Nongsa Rp. 162 Juta
      1. Pekerjaan Pelabuhan Pulau Putri Rp. 1,26 Milyar
    1. Panjang Pelantar : 26 meter
  3. Penanaman Pohon
    1. Pelaksana : Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan  Pertamanan Kota Batam
    1. 300 Batang Pohon Kelapa Gading (2019)
  4. Rehap Menara Suar
    1. Pelaksanana : Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Pinang
    1. Kegiatan yang dilakukan adalah Rehab Menara Suar, Reklamasi, Rehab Rumah Mesin serta Pembuatan Batu Miring

Potensi Pengembangan Pulau Putri

  • Penambahan Pasir di Pantai Nongsa dengan luas  ± 400 ha sebagai Kawasan Publik
  • Pembuatan Kolam di Pulau Putri
  • Pulau datar dengan pantai pasir putih
  • Tidak berpenghuni
  • Bervegetasi cemara, waru, ketapang, kelapa dan semak pantai 
  • Menara mercusuar ± 20 meter
  • Sumberdaya ikan dan karang
  • Memiliki potensi pengembangan pengembangan Wisata Bahari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *