SAKIP PEMKO BATAM 2022 MENGALAMI KENAIKAN DENGAN PREDIKAT B

 Kementerian PAN RB Republik Indonesia kembali mengumumkan hasil penilaian akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan reformasi birokrasi tahun 2021, dengan peningkatan rata-rata kumulatif akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) dan pelaksanaan reformasi birokrasi ( RB). Peningkatan ini menunjukkan bahwa komitmen dan semangat instansi pemerintah semakin meningkat dengan adanya manfaat yang dirasakan dari upaya reformasi birokrasi

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), memuji hasil penilaian SAKIP dan RB Nasional 2021 yang menunjukkan tren positif. Membacakan sambutan menteri PANRB, beliau mengatakan: “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang telah melakukan berbagai pembenahan hingga mendapatkan predikat RB-SAKIP B, BB, A dan AA.” Tjahjo Kumolo pada SAKIP 2021. dan RB Awards di Jakarta pada Selasa (4 Mei).

 Penerapan SAKIP merupakan bagian dari pergeseran praktik dan budaya kerja dengan menerapkan manajemen kinerja sektor publik dan penganggaran berbasis kinerja. Semua lembaga pemerintah harus bertanggung jawab dan meningkatkan kinerja yang ditargetkan dan didorong oleh hasil.

Hal ini sejalan dengan prioritas pembangunan Presiden dan Wakil Presiden untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintahan dengan memastikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tepat sasaran dan tepat sasaran. Rini menjelaskan bahwa pelaksanaan RB dan SAKIP pada hakekatnya adalah untuk kepentingan masyarakat.

“Kami mengajak instansi pemerintah di semua tingkatan untuk terus bertransformasi menjadi birokrasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Rini.

Pada kesempatan yang sama, Erwan Agus Purwanto, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Perangkat dan Pengawasan Kementerian PANRB menjelaskan, rata-rata skor SAKIP lintas kementerian/lembaga meningkat menjadi 71,30.Dari 70,75 sebelumnya untuk pemerintah provinsi, dari 70,02 menjadi 70,88 sebelumnya, dan untuk pemerintah kabupaten/kota dari 60,68 menjadi 61,60 sebelumnya. Sementara untuk RB, nilai rata-rata nasional mengalami peningkatan, dengan kementerian/lembaga meningkat dari 74,93 menjadi 75,65, pemerintah provinsi dari 64,28 menjadi 65,63, dan pemerintah kabupaten dari 53,85 menjadi 54,44. /kota.

“Secara khusus, kami mengucapkan selamat kepada pemerintah daerah atas keberhasilan promosi SAKIP dan RB pada tahun 2021. Kami berharap kualitas SAKIP dan RB terus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Erwan juga mendorong seluruh instansi pemerintah dan pegawai negeri sipil (ASN) untuk mengubah pola pikir kerja mereka dari mental menghabiskan anggaran menjadi manfaat dari pekerjaan yang dilakukan. Menurutnya, instansi pemerintah perlu bekerja secara terstruktur untuk kesejahteraan dan kesejahteraan

Rakyat bergerak menuju Indonesia yang lebih maju.

Pada tahun 2021, 79 kementerian/lembaga dan 34 pemerintah provinsi telah dinilai untuk SAKIP dan RB, serta 494 kabupaten/kota untuk SAKIP dan 441 kabupaten/kota untuk RB, total 22.000 unit sampel untuk penilaian.

Khusus untuk SAKIP Pemko Batam, seluruh komponen penilaian seperti perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, penilaian internal dan pencapaian kinerja mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan dibandingkan penilaian tahun sebelumnya. Hal ini sangat dapat dimaklumi mengingat kegiatan yang sangat mendesak untuk mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Batam telah mengalami penyesuaian anggaran bahkan rasionalisasi anggaran.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.